This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Wisata Klaten. Show all posts
Showing posts with label Wisata Klaten. Show all posts

Friday, March 16, 2018

Tulung

Tulung


Kecamatan Tulung adalah sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Indonesia.
Kecamatan Tulung berada di bagian utara wilayah Kab. Klaten, berbatasan dengan Kabupaten Boyolali. Di sebelah barat kecamatan ini sudah masuk daerah pegunungan menuju Gunung Merapi. Terdapat jalan utama yang membelah bagian timur dan barat kecamatan ini. Jalan ini menghubungkan ke arah selatan menuju Kec. Jatinom, dan ke arah utara menuju kota Boyolali. Jalan ini semakin rame sebagai jalur alternatif dari kota Semarang ke Yogyakarta atau sebaliknya. Sebagian besar penduduk Kecamatan Tulung berprofesi sebagai petani. Di bagian timur jalan, lebih banyak ditanami tanaman padi, sedangkan sebelah barat jalan lebih banyak ditanami palawija, sayuran dan digunakan sebagai perkebunan swasta. Namun ada beberapa desa yang sebagian besar penduduknya berprofesi menjadi pengusaha tepung aren sebagai bahan dasar pembuatan mie bihun. Industri tepung aren ini terletak di Kel. Pucang Miliran dan Kel. Dalemen. Tiap hari bertruk-truk batang aren diangkut dari pegunungan di Jawa Tengah bahkan dari Jawa Barat. Di desa Cokro, terdapat industri air minum dengan merk Aqua dan di desa Wunut terdapat industri air minum dengan merk Air Cokro [AC]. Sumber air ini diambil dari mata air yang banyak terdapat di wilayah Tulung. Begitu juga di kelurahan wunut juga terdapat pembibitan ikan baik ikan lele dan ikan kakap / ikan air tawar.
Sekolah Menengah Pertama yang berada di Tulung diantaranya SMP Negeri 1 Tulung. Dan di sebelah timur ada juga SMP NEGERI 2 TULUNG / SMP COKRO TULUNG. Letaknya berada di dekat pemandian cokro Tulung. Di wilayah bagian barat ada SMP NEGERI 3 TULUNG beralamat di Dukuh Satriyan, Kemiri, Tulung, Klaten.
Untuk jenjang SLTA ada SMK N 1 TULUNG yang beralamat di Desa Sorogaten jln. Raya Klaten-Boyolali KM 14

Desa/kelurahan

  1. Beji
  2. Bono
  3. Cokro
  4. Dalangan
  5. Daleman
  6. Gedongjetis
  7. Kemiri
  8. Kiringan
  9. Majegan
  10. Malangan
  11. Mundu
  12. Pomah
  13. Pucang Miliran
  14. Sedayu
  15. Sorogaten
  16. Sudimoro
  17. Tulung
  18. wunut 
 Wisata di Kecamatan Tulung

salah satu yang baru ngetren di kecamatan tulung adalah Objek wisata jalan Bunga Bono kecamatan Tulung Kabupaten Klaten awalnya bukan untuk dijadikan objek wisata. Bunga ini bernama Durandari yang merupakan tanaman untuk membasmi hama namun karena cuaca dan angel yang pas tempat ini menjadi viral. Tempat ini viral pada awal Desember 2017. Jika cuaca medukung, pengunjung bisa mencapai 500 orang per hari. Objek wisata ini dikelola oleh Karang Taruna di tiga dukuh yaitu Gading Kulon, Tlogowono, dan Mandegan. Para pengunjung bisa berfoto di spot yang telah disediakan, seperti tempat duduk yang dihiasi dengan bentuk love disertai dengan dua boneka doraemon. Selain berfoto, di sore hari jika cuaca mendukung para pengunjung bisa melihat sunset. Lutfi, salah satu pengelola objek wisata tersebut mengatakan akan ada perluasan lahan untuk penanaman bunga sebanyak tiga petak sawah disebelah utara. Selain itu, direncanakan disepanjang pinggir jalan akan diberi lampu-lampu yang semakin memperindah pemandangan.
Dan yang suka renang dan wisata air ada tempat yang cocok dijadikan wahana wisata air yaitu di Umbul Cokro tulung. Selain dijadikan sebagai tempat wisata berupa kolam pemandian dengan pemandangan yang menyejukkan, sumber mata air ini juga digunakan untuk pertanian.


Bahkan Mata Air Cokro Tulung ini juga digunakan untuk air minum Kraton Surakarta Hadiningrat.
Mata Air Cokro Tulung berada sekitar 17Km ke arah utara dari Kota Klaten dengan luas lebih kurang 15.000m2. Tempat wisata yang indah di Klaten ini tepatnya terletak di Desa Cokro. Kecamatan Tulung dengan biaya masuk hanya 5.000 rupiah saja.
Selain kolam renang, fasilitas yang bisa Anda manfaatkan ketika sedang berada di sana adalah flying fox dan sliding water.



Monday, July 18, 2016

Wonosari - Klaten

Wonosari adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Batas -batas kecamatan Wonosari 
utara berbatasan langsung dengan kabupaten Sukoharjo, Timur berbatasan langsung dengan kabupaten Sukoharjo, Selatan kecamatan Juwiring dan Barat kecamatan Delanggu.

Rata - rata penduduk wonosari bermata pencaharian sebagai petani dan pedagang.

Desa/kelurahan

  1. Bener
  2. Bentangan
  3. Bolali
  4. Boto
  5. Bulan
  6. Duwet
  7. Gunting
  8. Jelobo
  9. Kingkang
  10. Lumbung Kerep
  11. Ngreden
  12. Pandanan
  13. Sekaran
  14. Sidowarno
  15. Sukorejo
  16. Tegalgondo
  17. Teloyo
  18. Wadung Getas
Desa Sidowarno juga memiliki banyak keunggulan dari berbagai segi. Dari segi kelembagaan, terdapat PKK, BUMDes, Tokoh Masyarakat, Perangkat Desa, BPD, LPMD, Karang Taruna, dan Kelompok Tani / Dharma Tirta. Dari segi Infrastruktur, berorientasi pada pembangunan jalan, dan peningkatan irigasi desa. Dari segi pemberdayaan, terdapat gotong royong, swadaya masyarakat, dan peningkatan SDM. Dari segi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, terdapat Padi, Polowijo, Peternakan itik, Sapi, Kerbau, Kambing. Dari segi kewirausahaan terdapat BUMDes, industri kerajinan kaligrafi, tatah sungging dan bordir

Makam Ki Ageng Perwito terletak di desa Ngreden kec Wonosari kab Klaten, seorang putra Syech Alim Akbar III yang bergelar Sultan Trenggono (Raja Demak Bontoro) yang merupakan senopati dari Kerajaan Pajang. Semasa hidupnya beliau mandi dan sesuci di Sendang Tretes yang terletak tidak jauh dari makamnya saat ini. Makam Ki Ageng Perwito banyak dikunjungi peziarah khususnya pada malam Jumat Wage. Ki Ageng Perwito inilah merupakan titik awal sejarah terbentuknya Desa Ngreden. Tempat ini juga telah diresmikan oleh dinas pariwisata kabupaten klaten sebagai salah satu tempat wisata sejarah di kabupaten Klaten 
Sumber :Wikipedia, google